Monday, December 30, 2013

Wah, Militer Amerika Serikat Ketahuan Menggunakan OS Windows 7 Bajakan

Militer Amerika ketahuan menggunakan software bajakan bukanlah hal yang baru. Beberapa waktu lalu, mereka sempat terkena denda sebesar 50 juta USD sebagai imbas menggunakan software ilegal. Ternyata kejadian itu bukan satu-satunya kasus penggunaan software ilegal oleh militer Amerika.


Menurut kabar yang ditulis oleh TorrentFreak, terdapat setidaknya 18 komputer yang menggunakan OS Windows 7 ilegal. Ke-18 komputer tersebut berada di pusat edukasi di basis militer Amerika di Qatar. Salah seorang prajurit mengakui bahwa mereka memang menggunakan software bajakan.

Prajurit yang namanya sengaja dirahasiakan itu pun mengatakan bahwa kondisi itu sudah cukup lama terjadi. Dia pun mengaku bahwa belum pernah ada upaya untuk menggunakan linsensi resmi dan mengganti software bajakan tersebut.

Prajurit itu pun mengatakan bahwa seorang prajurit haruslah bersikap jujur. Oleh karena itu dia pun memilih untuk mengungkapkan hal tersebut kepada publik. Dan hal itu bukan berarti menunjukkan sosoknya sebagai seorang anti-pemerintah.


Militer Amerika sendiri sebenarnya mempunyai hubungan yang baik dengan Microsoft. Pada awal tahun ini, kedua pihak telah menandatangani kerjasama penggunaan Windows 8 di jajaran militer, Air Force serta Defense Information Systems Agency senilai 617 juta USD.


0 komentar:

Post a Comment