Digital Audio Realtek

Click this picture to read.

Best HD Audio

Click this picture to read.

Interconnected Networking

Click this picture to read.

Electronic Cable

Click this picture to read.

Best Audio Peformance

Click this picture to read.

Friday, February 1, 2013

Pengertian dan Fungsi Dioda


Diode atau orang Indonesia kerap memanggilnya dengan dioda merupakan suatu komponen listrik maupun elektronika yang memiliki dua kaki elektroda. Dua kaki elektroda tersebut dinamakan anode (untuk kutub positif) dan katode (untuk kutub negatif). Fungsi dioda sangat beragam mulai dari sebagai penyearah arus yang biasa dipasang pada adaptor, sebagai penstabil tegangan, sebagai pelipat ganda besar tegangan, dan masih banyak lagi tergantung bagaimana kita merangkai dioda tersebut. Banyaknya fungsi dari dioda namun fungsi dioda yang paling sering kita jumpai adalah sebagai penyearah arus. Contoh penerapan dioda sebagai penyearah arus yakni pada charger HP, adaptor, radio, TV, komputer, dan semua beban listrik yang lain yang membutuhkan sumber arus searah. Berikut adalah beberapa pertanyaan yang sering muncul mengenai dioda.
Apakah pemasangan kaki dioda boleh terbalik? Jawabnya tergantung. Maksudnya jika anda memasang dioda secara terbalik dengan tujuan sebagai sakelar (dalam posisi off) maka boleh saja. Namun jika anda ingin dioda mampu mengalirkan arus listrik maka pemasangannya tidak boleh terbalik, karena jika anda memasangnya secara terbalik maka akan menyebabkan dioda tidak mengalirkan arus listrik dan berfungsi sebagai sakelar dalam posisi off.
Bagaimana cara mengetahui kaki anode (+) dan katode (-) dioda? Caranya mudah, anda hanya perlu memperhatikan tanda yang bergaris hitam pada dioda. kaki dioda yang dekat dengan garis berbentuk gelang seperti gelang resistor namun biasanya berwarna hitam adalah kaki katode atau kutup negatif.
Adakah cara yang lebih mudah untuk mengetahui kaki dioda? Ada, anda memerlukan multimeter. Dengan menggunakan multimeter anda arahkan sakelar pemilih pada posisi ohm meter, dan anda hubungkan kedua penghubung multimeter dengan dioda (anoda dan katoda) jika jarum multimeter tidak bergerak baliklah kedua kabel yang anda hubungkan ke dioda. Jika multimeter bergerak, kabel hitam multimeter menunjukkan kutub anoda (+) sedangkan yang merah menunjukkan katoda (-)