Digital Audio Realtek

Click this picture to read.

Best HD Audio

Click this picture to read.

Interconnected Networking

Click this picture to read.

Electronic Cable

Click this picture to read.

Best Audio Peformance

Click this picture to read.

Monday, March 30, 2015

PROMO! Burung Kutilang Putih

PROMO!

Burung Kutilang Putih
Kondisi fisik sehat

Jika berminat, silahkan hubungi :
085853144936
(Atas Nama : Rahman)
COD : Bangkalan, Madura.

Sunday, March 8, 2015

UK Berhasil Menemukan Jaringan 5G Berkecepatan 1 Tbps — 60000x Lebih Cepat dari 4G LTE!

UK Berhasil Menemukan Jaringan 5G Berkecepatan 1 Tbps — 60000x Lebih Cepat dari 4G LTE! 

Belum meratanya jaringan 4G LTE di bebagai negara termasuk Indonesia ternyata tidak menghalangi para peneliti untuk terus mengembangkan jaringan internet berkecepatan tinggi.

Setelah tahun lalu Korea Selatan melalui Samsung berhasil menemukan jaringan 5G berkecepatan 7.5 Gbps, kini giliran peneliti dari University of Surrey di UK yang unjuk gigi.

Tidak tanggung-tanggung, jaringan 5G yang mereka temukan bisa melesat diatas kecepatan 1 Tbps (satu terabit per detik). Ini artinya kecepatan jaringan 5G ini lebih dari 60000x kecepatan 4G LTE saat ini!

Direktur dari 5G Innovation Centre (5GIC) Profesor Rahim Tafazolli bahkan menyatakan bahwa penemuan ini memecahkan rekor sebagai jaringan wireless dengan kecepatan internet paling tinggi di dunia hingga saat ini.

Saat ini jaringan 5G super cepat ini masih terbatas pada pengujian di dalam kampus Univeristy of Surrey dengan radius jangkauan hingga 100 meter. Namun pada 2016 dan 2017 nanti para peneliti akan mulai memancarkan jaringan ini ke luar kampus, hingga puncaknya pada 2018 bakal didemonstrasikan ke publik.

Kecepatan 1 Tbps ini sama besarnya dengan kecepatan internet yang mampu diusung fiber optics, hanya saja ini dicapai secara wireless. Pencapaian ini pun ternyata masih belum final. Mereka masih menargetkan untuk terus menurunkan latensi hingga dibawah satu milidetik untuk mencapai kecepatan yang lebih maksimal lagi.

Tafazolli memprediksi bahwa di masa depan, entah pada tahun 2020, 2030, atau 2040, aplikasi bakal semakin membutuhkan kecepatan internet yang tinggi. Pada saat itulah koneksi 5G super cepat ini bakal dibutuhkan dan mulai menjadi standard. (Lihat juga: Keren! Seperti Inilah Penggunaan Teknologi di Masa Depan (Video)).

Berbagai teknologi seperti 3D holographic yang sudah mulai muncul melalui Microsoft Hololens, Virtual Reality yang sudah muncul melalui Oculus Rift dan Sony Morpheus, bahkan semakin cepatnya perkembangan Internet of Things (IoT) tentunya menjadi salah satu alasan kenapa jaringan internet wireless berkecepatan tinggi bakal sangat diperlukan.

UK Berhasil Menemukan Jaringan 5G Berkecepatan 1 Tbps — 60000x Lebih Cepat dari 4G LTE! 




Sumber : #1 Windows Portal Indonesia

Tuesday, October 7, 2014

Cortana di Windows 10 Bisa Melacak Package Kamu

Cortana Bisa Melacak Package Kamu 

Microsoft telah merilis technical preview dari Windows 10 dan kita sudah bisa mencoba OS teranyar ini. Sayangnya fitur Cortana tidak ikut hadir di versi technical preview ini, namun kita masih bisa menemukan tanda-tandanya. Jika kamu mencari dengan sabar maka kamu akan menemukan bagian-bagian kecil dari Cortana.

Salah satu fitur baru yang akan hadir di Cortana adalah kemampuan untuk melacak package kamu. Informasi ini berasal dari file bingconfiguration_en-us dan kamu dapat memperjelasnya dengan melihat file parcel delivery bahwa fitur ini akan segera hadir.

Ini tambahan fitur kecil untuk Cortana namun dengan update dua kali dalam sebulan yang dilakukan Microsoft, platform ini mungkin akan berkembang dengan cepat. Selain itu ini membantu Cortana untuk bersaing dengan platform lain dengan menghadirkannya di Windows 10.

Microsoft sangat berkomitmen dengan Windows Phone dan ingin menjadikan Cortana sebagai landasan sebuah platform, tidak hanya untuk mobile tapi juga untuk ekosistem Microsoft. Dengan mengeluarkan update secara teratur, tidak butuh waktu yang lama bagi platform untuk segera dikenal konsumen.


Sumber :  #1 Windows Portal Indonesia

Saturday, October 4, 2014

Review: Windows Technical Preview

Windows Technical Preview alias Windows 10 Preview baru saja dirilis beberapa waktu lalu. Banyak sekali para fans Windows yang ingin mencicip sedikit demi sedikit fitur-fitur yang ditawarkan oleh OS terbaru ini. Jika kamu sering mengikuti perkembangan berita mengenai Windows 9 atau Windows 10 maka seluruh perkembangan berita tersebut ternyata memang benar adanya.

Kali ini saya akan sedikit mereview OS Windows Technical Preview ( Windows 10 Preview) yang saya dapatkan dari Windows Insider Program.

Kembalinya Start Menu

http://winpoin.com/wp-content/uploads/2014/10/Win-10.1.png

Start Screen pada Windows Technical Preview ini bisa dibilang hampir sama dengan Windows 7 atau Vista dimana terdapat kolom search bar, namun bedanya hanyalah pada  peletakkan tempat tombol shutdown dan Apps Metro yang bisa di Pin di panel sebelah kanan.

Start Screen dan Charm Bar Tidak Hilang

Win-10.2

Banyak spekulasi yang beredar bahwa Microsoft akan menghilangkan Start Screen dan Charm Bar pada mode desktop Windows 10. Namun siapa sangka ternyata charm bar dan start screen ternyata masih ada dan hanya disembunyikan saja. Jika kamu sering menggeser mouse ke arah pojok kanan atas sebaiknya kamu harus mengulang kebiasaan baru karena untuk memunculkannya kini harus dilakukan dengan menekan shortcut Win + C. Kamu bahkan dapat mengaktifkan start screen pada panel properties taskbar dan cari tulisan Use the start menu instead of the start screen lalu hilangkan centangnya.

Apps Metro Semakin Terintegrasi dengan Aplikasi Desktop.

http://winpoin.com/wp-content/uploads/2014/10/Win-10.3.png

Jika dahulu pada Windows 8.1 Update pengguna mulai merasa lega karena terdapat Title bar pada Metro Apps, maka kali ini pengguna makin lebih lega lagi karena Metro Apps sudah mulai terintegrasi dengan Desktop. Kamu tidak perlu lagi menggeser-geser Metro Apps ke kanan atau ke kiri karena Metro Apps sudah dibuatkan Window tersendiri untuk luang lingkupnya.

 Windows Feedback

http://winpoin.com/wp-content/uploads/2014/10/Win-10.4.png

Windows Feedback adalah salah satu aplikasi yang sangat berguna untuk memberikan saran atau laporan kepada Microsoft tentang Windows 10 Preview yang sedang kamu gunakan, dalam aplikasi ini kita akan mendapatkan support langsung dengan Microsoft dan bisa jadi saran atau laporan yang kita kirimkan akan dikabulkan.


Virtual Desktop

http://winpoin.com/wp-content/uploads/2014/10/Win-10.5.png

Microsoft juga menghadirkan Virtual Desktop yang membuat kita bisa menggunakan lebih dari satu layar desktop secara virtual tanpa harus memiliki banyak layar monitor sungguhan. Jika kamu sering menggunakan Fitur Snap di Windows 8 mungkin Virtual Desktop akan mengobati rasa sakit karena kehilangan salah satu fitur tersebut.

Search

http://winpoin.com/wp-content/uploads/2014/10/Win-10.6.png

Jika kamu bingung dengan tombol disebelah Virtual Desktop maka janganlah ragu untuk mencobanya, karena tombol tersebut adalah tombol aplikasi Search. Di Windows 8 dan Windows 8.1 terdapat aplikasi yang bernama Bing, namun pada Windows Technical Preview ( Windows 10 Preview), aplikasi tersebut sudah digantikan dengan tombol search. Jika tombol ini ditekan dan kamu menulis kata kuncinya maka kamu akan diarahkan ke search engine Bing.

Selamat Tinggal IE 11 Metro Mode

 http://winpoin.com/wp-content/uploads/2014/10/7.png

Ucapkan perpisahan pada IE 11 untuk mode Metro, pasalnya Mode Metro atau Metro Apps pada IE 11 sudah dihilangkan meskipun IE sudah di set sebagai browser default. Namun demikian dengan sedikit trik kamu bisa menjalankan IE Metro kembali.

Setelah mengikuti banyak perkembangan Microsoft dan mencobanya sendiri secara langsung, saya pastikan kamu tidak perlu ragu lagi untuk menginstall Windows Technical Preview ( Windows 10 Preview) karena hampir semua software yang saya gunakan sudah compatible dengan OS ini. Apakah kamu tertarik menggunakannya ?


Sumber : #1 Windows Portal Indonesia

Wednesday, October 1, 2014

Microsoft Lompati Angka 9: Inilah Kenapa Windows Terbaru Dinamakan Sebagai Windows 10

Inilah Kenapa Windows Terbaru Dinamakan Sebagai Windows 10

Yup benar. Windows Threshold ternyata tidak dinamakan sebagai Windows 9, melainkan Windows 10. Ini jauh dari prediksi banyak orang, yang menganggap bahwa setelah era Windows 7 dan Windows 8 berakhir, maka seharusnya yang muncul adalah Windows 9. Lalu kenapa Microsoft melompati Windows 9 dan langsung menggunakan nama Windows 10 sebagai OS terbarunya?

Ternyata hal ini terkait dengan angka satu (one) yang cukup keramat bagi Microsoft saat ini. OneDrive, OneNote, dan Xbox One adalah produk Microsoft yang menggunakan elemen one (satu) di dalamnya. Kata One ini digunakan oleh Microsoft untuk menunjukkan bahwa layanannya benar-benar telah terintegrasi dan menjadi solusi all-in-one bagi siapa saja.

Demikian juga dengan Windows. Microsoft sebenarnya ingin menamakan Windows Threshold ini sebagai Windows One. Namun karena Windows 1 sudah pernah ada dan dirilis pada 20 November 1985 lalu, maka mereka tidak bisa lagi menamakan Windows terbaru sebagai Windows One (meskipun menggunakan huruf dan bukan menggunakan angka, tetapi pembacaannya sama).

Oleh karena itu Microsoft menambahkan 0 dibelakang angka 1 sehingga Windows versi terbaru ini dinamakan sebagai Windows 10.

Penamaan Windows 10 juga menjadi cara Microsoft untuk membuktikan bahwa perilisan Windows 10 bukan hanya sekedar meneruskan pengembangan Windows 8 saja, tetapi merupakan pengembangan sistem operasi baru dengan banyak fitur dan kemampuan baru.

Itulah alasan kenama Microsoft menamakan Windows Threshold sebagai Windows 10 dan bukan Windows 9. Hal ini kita ketahui dari video Media Briefing Microsoft berikut ini.


Sumber : #1 Windows Portal Indonesia