Digital Audio Realtek

Click this picture to read.

Best HD Audio

Click this picture to read.

Interconnected Networking

Click this picture to read.

Electronic Cable

Click this picture to read.

Best Audio Peformance

Click this picture to read.

Monday, November 11, 2013

Tolak Nyamuk 1.0.1

Tolak Nyamuk, hmm.. dari namanya saja sudah seperti nama obat atau jamu  . Yah, ini memang obat nyamuk elektronik, tepatnya aplikasi komputer untuk mengusir nyamuk. Aplikasi ini bekerja dengan menghasilkan gelombang ultrasonic berfrekuensi tinggi, yaitu frekuensi yang tidak mudah didengar oleh telinga manusia, tetapi peka terhadap hewan-hewan tertentu, contohnya seperti nyamuk-nyamuk nakal yang sering mengganggu aktivitas anda di depan komputer. Maka dari itu, bagi anda yang terbiasa mengunakan komputer tidak perlu repot pergi ke warung untuk membeli obat nyamuk, cukup mengunakan aplikasi gratis ini anda sudah bisa mengusir si nyamuk dari rumah anda, husssssshhh.


Aplikasi ini mampu menghasilkan frekuensi tinggi dengan rentang antara 20KHz sampai 32KHz. Agar gelombang frekuensi tersebut dapat dihasilakan, sebaikanya pada komputer anda sudah terpasang speaker atau buzzer yang biasa digunakan untuk suara beep pada sistem komputer.  Cara menggunakan aplikasi ini cukup mudah, dengan memilih salah satu dari empat metode pengusiran nyamuk (Repellent method) yang cocok menurut anda, kemudian meng-klik tombol “Run”, dan jika dibutuhkan anda dapat klik tombol “Go to tray” untuk menyembunyikannya pada system tray menu. Aplikasi memang gratis, jadi anda bisa langsung mendownloadnya pada link download di bawah ini.


Screenshot :

Saturday, September 14, 2013

AVO (Alat ukur elektronika)


Banyak sekali istilah yang digunakan untuk menyebut alat ini, ada yang menyebut Avometer karena merujuk kegunaanya dari satuan yang digunakan Ampere, Volt dan Ohm. Multimeter dari kata Multi (banyak) dan Meter (dikonotasikan sebagai alat ukur). Multitester dari kata Multi (banyak) dan tester (alat untuk menguji).







Sebelum kita menggunakanya alangkah baiknya bila kita mengenal panel, terminal, dan fasilitas yang dimiliki alat ukur elktronika ini.



I.     BATAS UKUR (BU) pada Multimeter seperti berikut ini.
Batas Ukur merupakan Nilai maksimal yang bisa diukur oleh multimeter



1.  Paling kiri atas merupakan blok selektor DC Volt. Ini merupakan blok selektor yang harus kita pilih saat melakukan pengukuran tegangan DC. Perlu diingat Ini merupakan Batas Ukur (BU) yang harus kita perhatikan saat akan melakukan pengukuran. Bila diketahui perkiraan nilai tegangan yang akan diukur maka Batas Ukur yang harus dipilih harus berada diatas nilai perkiraan tersebut. Sebagai contoh bila kita akan mengukur tegangan pada suatu rangkaian yang memiliki nilai tertera pada PCB tersebut 9 volt DC maka kita boleh menggunakan batas ukur 10 volt DC.
2.  Paling kiri atas merupakan blok selektor AC Volt. Ini merupakan blok selektor yang harus kita pilih saat melakukan pengukuran tegangan AC. Demikian juga untuk pengukuran teganganAC Batas Ukur yang harus dipilih harus berada diatas nilai perkiraan tersebut tegangan AC tersebut. Contoh Bila akan mengukur tegangan Jala-jala PLN seperti kita ketahui nilai tegangan PLN berkisar antara 220 Volt AC maka harus dipilih batas ukur 250 volt AC.
3.  Bawah kanan tertulis satuan Ohm untuk mengukur resistansi, ini tidak terlalu kritik atau beresiko bila salah memilih selektor. Hanya akan berpengaruh pada ketelitian dan cara kita menghitung nilai resistansi terukur.
4.  Kiri bawah tertulis DC mA yang digunakan untuk mengukur Arus DC. Arus yang terukur maksimal 250 milli Ampere DC. penggunaan batasn ukur harus diatas nilai arus perkiraan yang ada pada rangkaian.
5.  Bila tidak diketahui perkiraan nilai tegangan gunakan batas ukur yang paling besar (bisa 1000 VoltDC atau 1000 VoltAC). Demikian juga untuk arus DC gunakan skala batas ukur tertinggi. Yang paling penting pada pengukuran arus dan tegangan DC polaritas colokan (probe) jangan terbalik. Kutup (-) terhubung colokan hitam dan (+) terhubung colokan merah.
6. Bila dalam pengukuran terjadi kesalahan batas ukur ataupun polaritas colokan terbalik sebaiknya cepat-cepat kita tarik colokan dari titik ukur yang kita lakukan. Hal ini pada multimeter analog beresiko terhadap rusaknya alat ukur kita meskipun dalam multimeter terdapat sekring pengaman.

  II.     SKALA MAKSIMUM
Skala Maksimum (SM) merupakan batas nilai tertinggi pada panel meter.


1.  Pada Skala Maksimum paling atas merupakan skala yang dibaca saat mengukur resistansi. Perlu diingat bahwa penunjukan jarum pada simpangan paling ujung kanan merupakan nilai resistansi paling kecil. Sedang pada simpangan paling kiri untuk atau jarum (bergerak sedikit) mengindikasikan nilai resistansi paling besar. Karena nilai skala resistansi (ohm) paling kiri memiliki angka paling besar, sedangkan paling kanan nilainya nol.
2.   Pada gambar di bawah ini diperjelas untuk Skala Maksimum pengukuran arus, tegangan AC ataupun DC.


Pada gambar diatas ada tiga nilai yang umumnya dipakai pada multimeter analog yaitu skala maksimum 10, 50, dan 250.

III.     MENGUKUR RESISTANSI
1.   Letakan selektor atau batas ukur (BU) resistansi yang paling sesuai. Pilih batas ukur resistansi sehingga mendekati tengah skala. Sebagai contoh: dengan skala yang ditunjukkan dibawah dengan resistansi sekitar 50kohm pilih × 1kohm range.
2.  Hubungkan kedua ujung probe (colokan) jadi satu. Bila jarum belum bisa menunjuk skala pada titik nol putar ohm ADJ sampai jarum menunjukan nol (ingat skala 0 bagian kanan!). jika tidak dapat diatur ke titik nol maka batteray didalam meter perlu diganti.


3.  Cara menghitung nilai resistansi yang terukur :


R = BU x JP
R = resistansi yang terukur (ohm)
BU = Batas Ukur yang digunakan
JP = Penunjukan Jarum pada skala

sehingga pada contoh diatas dapat kita hitung resistansi yang terukur memiliki nilai :
BU = x 1K
JP = menunjuk pada angka 50 ohm
terhitung :
R = 1K x 50
R = 50K ohm

Keselamatan kerja
1.  Dalam menggunakan multimeter sebagai pengukur tegangan kita harus memperhatikan manual book masing masing multimeter, yang dapat diringkas sebagai berikut : Pasanglah probe sesuai dengan kedudukannya. Probe berwarna merah dicolokkan pada terminal (+), dan probe berwarna hitam dicolokkan pada terminal com (-). Ada beberapa multimeter yang memiliki probe include dengan multimeternya sehingga tidak perlu susah-susah memasang. Jenis tegangan. Sebelum melakukan pengukuran kita harus mengetahui jenis tegangan apa yang akan kita ukur, apakah tegangan AC (alternating current) atau tegangan DC (direct current).
2.   Dengan mengetahui jenis tegangannya kita dapat menentukan penempatan selector pada bagian AC atau DC. Jika tegangan yang akan kita ukur adalah tegangan AC arahkan selektor pada bagian AC. Jika tegangan yang akan kita ukur adalah tegangan DC maka arahkanlah selektor pada bagian DC. Jika kita belum mengetahui jenis tegangannya, supaya aman dalam pengukuran hendaknya arahkan selektor pada bagian AC (karena tegangan DC sebenarnya bagian dari tegangan AC).


IV.     Pengukuran arus dan tegangan DC dengan multimeter

1.    Pilih jangkah ukur dengan lebih besar dari dengan pembacaan yang masih dapat dilakukan.
2.    Sambungkan meter, yakinkan sambungan pada sisi yang benar. Meter Digital akan selamat pada penyambungan terbalik, tetapi meter analog mungkin menjadi rusak.
3.    Jika pembacaan melampaui skala : sesegera mungkin lepaskan dan pilih jangkah ukur yang lebih tinggi.
4.    Multimeter sangat mudah rusak oleh perlakuan sembrono mohon diperhatikan hal ini:
5.    Selalu melepas meter sebelum memindah jangkah ukur.
6.    Selalu periksa letak jangkah sebelum dihubungkan kerangkaian.
7.    Jangan membiarkan jangkah ukur pada pengukuran arus (kecuali saat pembacaan ukuran).
8.    Jangkah pengukur arus paling besar resiko kerusakannya karena berada pada resistansi rendah .

Cara mengukur tegangan :

Ø  Hubungkan hitam ujung (negatif -) ke 0V, normalnya terminal negatif batteray atau catu daya. merah ujung (positif +) titik dimana anda menginginkan mengukur tegangan.

Pembacaan skala analog :
Ø  Perhatikan penempatan sakelar jangkah ukur pilih skala yang sesuai. Untuk beberapa jangkah ukur anda perlu mengalikan atau membagi 10 atau 100 seperti ditunjukan pembacaan dibawah ini. Untuk jangkah ukur teganagn AC gunakan tanda merah sebab calibrasi skala sedikit geser.

Contoh pembacaan skala ditunjukan pada:

Ø  Jangkah ukur DC 10V: 4.4V (baca langsung skala 0-10 )
Ø  Jangkah ukur DC 50V: 22V (baca langsung skala 0-50 )
Ø  Jangkah ukur DC 25mA : 11mA (baca 0-250 dan bagi dengan 10)
Ø  Jangkah ukur AC 10V : 4.45V (gunakan skala merah, baca 0-10)
Rumus :

 
VDC= Tegangan DC
BU = Batas Ukur
SM = Skala maksimum yang dipakai
JP = Jarum Penunjuk

 

Cara menghitung :
Misalnya Batas Ukur yang digunakan 10 VDC dengan Skala Maksimum 10 VDC dan jarum diatas menunjuk pada angka 4 lebih 2 kolom kecil masing-masing kolom kecil bernilai 0,2 karena antara angka 4 dan 5(tidak tertulis), terbagi jadi (5 kolom kecil) Sehingga JP=4,4
VDC = (BU/SM)JP
=(10/10)4,4
nilai terukur=4,4VDC

 V.     MENGUKUR TEGANGAN AC
Ø  Gunakan alas kaki kering terbuat dari bahan isolator sebagai pengaman minimal jika terjadi kejutan listrik. Ini perlu dilakukan bila dilakukan pengukuran tegangan AC yang dianggap besar. Sebelum melakukan pengukuran tegangan hendaknya kita sudah bisa memperkirakan berapa besar tegangan yang akan diukur, ini digunakan sebagai acuan menentukan Batas Ukur yang harus digunakan. Pemilihan batas ukur yang tepat hendaknya harus lebih tinggi dari tegangan yang diukur
Ø   Contoh : untuk pengukuran tegangan PLN, diketahui jenis tegangan-nya adalah AC dan besar tegangan adalah 220 VAC, sehingga batas ukur yang harus digunakan adalah 250 atau 1000. Jika tidak diketahui nilai tegangan yang akan diukur, pilih batas ukur tertinggi.


Ø    Colokan probe merah pada terminal (+), dan probe hitam pada terminal (-) pada multimeter.
Ø   Menentukan Batas Ukur pengukuran. Karena tegangan PLN secara teori adalah 220VAC maka kita arahkan selektor pada bagian VAC dengan Batas Ukur 250 atau 1000 (ingat Batas Ukur dipilih lebih besar dari pada tegangan yang akan diukur). Untuk pembahasan kita kali ini kita akan menggunakan Batas Ukur 250.
Ø    Dalam pengukuran tegangan AC posisi penempatan probe bisa bolak-balik.
Ø  Hubungkan kedua ujung probe (colokan) multimeter masing-masing pada dua kutub jalur tegangan PLN misalnya stop kontak.


Ø  Perhatikan saat melakukan pengukuran, jangan sampai ujung probe merah dan hitam saling bersentuhan, karena akan menyebabkan korsleting.
Ø    Dari pengukuran tersebut diperoleh penunjukan jarum sebagai berikut.


Cara menentukan pembacaan hasil ukur, rumus yang digunakan tidak berbeda saat kita menghitung hasil ukur tegangan DC.
BU = Batas Ukur

SM = Skala maksimum yang dipakai

JP = Jarum Penunjuk

VAC = Tegangan terukur

Pada pengukuran kita di atas Batas Ukur yang digunakan adalah 250 Vc dan Skala Maksimum yang digunakan 250, serta penunjukan jarum pada angka 200 lebih 4 kolom kecil yang mana masing kolom bernilai 5 sehingga bila kita jumlah menunjuk angka 220. dari data tersebut maka diketahui BU=250, SM=250 dan JP=220.
sehingga tinggal kita masukan ke rumus diatas sbb:
Vac = (250/250) 220
Vac = 220

Untuk penerapan pengukuran yang lain kita lakukan hal yang sama misalnya output trafo step down yang merupakan tegangan AC. Untuk mengukurnya tentukan batas ukur terlebih dahulu dengan mengacu pekiraan nilai yang tertera pada trafo tersebut. Kemudian sentuhkan ujung probe multimeter ke masing-masing terminal outpu trafo yang akan diukur. Tentu saja terminal trafo primer trafo harus terhubung tengangan PLN.

Friday, August 9, 2013

Bocoran ZTE Mustang Z998 Jelang Rilis Resminya

Menjelang rilis resminya di pasaran Amerika, informasi keberadaan ZTE Mustang kabarnya telah bocor secara online melalui situs resmi ZTE USA.


Hadir di bawah naungan operator tebesar Amerika AT&T, ponsel ZTE terbaru mendatang ini dikenal sebagai AT&T Z998 atau AT&T Mustang. Dan bahkan berkat dukungan konektivitas 4G LTE yang diusungnya, kabarnya telah menjadikan handset ini sebagai salah satu perangkat entry level eksklusif yang bakal dipasarkan oleh perusahaan operator terbesar Amerika tersebut.

Khusus ditujukan untuk pasaran menengah ke bawah Amerika Serikat, ZTE Mustang Z998 ini hadir dengan panel layar sentuh 4.5 inci QHD. Selain bertumpu pada kekuatan processor dual core Qualcomm Snapdragon s4 Plus 1.2GHz dan RAM 1GB sebagai penunjang daya gedornya, ponsel berbasis Android 4.1.2 Jelly Bean ini juga telah dilengkapi dengan kamera utama 5MP dengan LED flash, kamera depan 1MP, storage sebesar 4GB yang dapat diekspansi melalu slot microSD, dan baterai 2070 mAh.

Berhubung belum resmi dirilis, info harga yang dibanderolnya sayangnya masih belum diketahui sejauh ini.





Monday, August 5, 2013

Lava IRIS 349+, Smartphone Android 3.5 Inci Dual-SIM Dengan Single Kamera 2MP & Harga Terjangkau


Selain IRIS 356 dan IRIS 402, pabrikan ponsel Lava International juga turut menghadirkan model smartphone Android low-level terbaru lainnya yaitu IRIS 349+, yang dikenal sebagai penerus IRIS 349 sebelumnya yang pernah dirilis pada bulan Maret 2013 yang lalu.



Dengan desain candy bar yang diusungnya, Lava IRIS 349+ ini dibekali oleh fitur layar sentuh TFT kapasitif 3.5 inci dengan dukungan resolusi HVGA (320×480 piksel). Di sisi daya gedor perangkat telah ada dukungan processor single core 1GHz dan RAM 256MB, sedangkan di sisi solusi penyimpanannya praktis mengandalkan memori internal berkapasitas 512MB yang dapat diekspansi menggunakan kartu microSD berkapasitas hingga 32GB melalui slot yang ada.

Sebagai salah satu perangkat berkonsep dual SIM dengan dual Standby pada jaringan GSM, membuat smartphone ini dapat berkomunikasi menggunakan dua kartu SIM berbeda secara bergantian. Selain keberadaan single kamera berkemampuan 2MP di bagian belakang dengan fixed-focus dan mendukung hingga 8x zoom, handset berbasis Android 2.3 Gingerbread ini juga telah dilengkapi dengan beberapa fitur pendukung lainnya yang mencakup 3G, GPRS, EDGE, Wifi, bluetooth (with 2ADP), USB port, 3.5mm audio jack, GPS/A-GPS, SMS, MMS, email, FM radio, audio/video player, dan baterei 1.400 mAh yang sanggup menawarkan daya tahan pengoperasian hingga 5 jam waktu bicara dan 250 jam waktu siaga.


Di Flipkart sendiri, smartphone Android low-level Lava IRIS 349+ ini dapat dipesan secara online dengan kisaran harga 3.499 INR atau setara 588 ribuan rupiah per unitnya.


Wednesday, July 31, 2013

Cara Membuat Widget Menyambut Bulan Ramadhan



Cara Membuat Widget Menyambut Bulan Ramadhan - tidak terasa Bulan Ramadhan sudah di depan mata, saya sendiri hacker baturaja mohon maaf kepada sobat visitor apabila selama saya berbagi di blog melakukan banyak kesalahan, saya rasa sobat mau memaafkan ya... amiiin.

Berkenaan dengan bulan ramadhan, hacker baturaja punya sebuah widget special menyambut Ramadhan yang unik dan lucu nih sob, keren pula. Widget tersebut adalah sebagai berikut.

Lucu kan sob, silakan bila sobat ingin memasangnya di blog sobat, berikut kodenya.

Laki-laki
<embed src="http://fc03.deviantart.com/fs47/f/2009/198/9/f/helloramadhan_by_blogclocks.swf?msg=Selamat%20datang%20bulan%20Ramadhan%2E%2E%2E&c=0xffbe59&r=0&k=2&w=1" quality="high" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" height="170" width="140"></embed>


Perempuan
<embed src="http://fc03.deviantart.com/fs47/f/2009/198/9/f/helloramadhan_by_blogclocks.swf?msg=Selamat%20datang%20bulan%20Ramadhan%2E%2E%2E&c=0xffbe59&r=1&k=1&w=1" quality="high" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" type="application/x-shockwave-flash" width="140" height="170" wmode="transparent"></embed>

Nah itu dia kodenya sob, untuk memasangnya seperti biasa.
1. Sobat login blog sobat.
2. Masuk ke Tata Letak.
3. Tambah Gadget.
4. Pilih HTML/JavaScript.
5. Kemudian sobat masukan salah satu kode diatas.
6. Yang terakhir Simpan dan lihat hasilnya.