Digital Audio Realtek

Click this picture to read.

Best HD Audio

Click this picture to read.

Interconnected Networking

Click this picture to read.

Electronic Cable

Click this picture to read.

Best Audio Peformance

Click this picture to read.

Monday, August 25, 2014

Cara Kerja IDM: Inilah Kenapa IDM Bisa Mempercepat Proses Download


Internet Download Manager atau yang lebih dikenal dengan IDM memang menjadi primadona bagi sebagian besar pengguna komputer di Indonesia. Hal ini tidak mengherankan mengingat kemampuan IDM yang mampu mempercepat proses download hingga 5x lipat bahkan lebih! Namun pernahkah kamu bertanya-tanya bagaimana cara kerja IDM hingga bisa mempercepat proses download?

IDM TIDAK MEMPERCEPAT KONEKSI INTERNET
Banyak yang mengira IDM bisa mempercepat koneksi internet kita hingga proses download berjalan lebih cepat. Ini salah! Cara kerja IDM tidak seperti itu. IDM mempercepat proses download bukan dengan cara mempercepat koneksi internet kita, tetapi dengan melakukan trick agar bisa mendapatkan speed maksimal dari server yang bersangkutan, sekaligus memaksimalkan speed internet kita agar tidak ada yang idle saat proses download berlangsung.

CARA KERJA IDM
Secara normal ketika kamu download file dari sebuah server, maka komputer kamu akan melakukan request ke server tersebut dan mendownload dengan satu koneksi saja (Single File Stream). Padahal sebenarnya mayoritas server memungkinkan satu IP untuk melakukan beberapa koneksi (Multiple File Stream). Nah..IDM memanfaatkan ini.
Ketika kamu mendownload file melalui IDM, maka IDM akan melakukan testing apakah server tersebut support koneksi Multiple File Stream untuk satu IP. Jika ternyata support, maka IDM akan melakukan request ke server tersebut dan akan mendapatkan detail Byte Stream dari file yang ingin kamu download.
IDM kemudian akan membuat 8 request koneksi ke server tersebut dalam waktu yang bersamaan menggunakan Threads, Setiap threads akan melakukan request untuk mendownload file dengan awal Byte Stream yang berbeda.
Sebagai contoh jika file tersebut memiliki ukuran 8000 byte, maka IDM akan mengirimkan request sebanyak 8 koneksi untuk mendownload file tersebut dengan awal bytes yang berbeda.

  • Request 1, byte awal = 0. Byte yang didownload: 0 – 999
  • Request 2, byte awal = 1000. Byte yang didownload: 0 – 1999
  • Request 3, byte awal = 2000. Byte yang didownload: 0 – 2999
  • Request 4, byte awal = 3000. Byte yang didownload: 0 – 3999
  • Request 5, byte awal = 4000. Byte yang didownload: 0 – 4999
  • Request 6, byte awal = 5000. Byte yang didownload: 0 – 5999
  • Request 7, byte awal = 6000. Byte yang didownload: 0 – 6999
  • Request 8, byte awal = 7000. Byte yang didownload: 0 – 8000
Karena melakukan 8 request downlaod ke file yang sama secara bersamaan dengan byte awal yang berbeda, maka server memberikan alokasi bandwidth tersendiri untuk masing-masing koneksi. Hasilnya proses download bisa berjalan dengan lebih cepat dibandingkan dengan melakukan download melalui satu koneksi saja.
Pecahan file yang sudah terdownload akan digabungkan lagi menjadi satu file yang utuh ketika proses download sudah selesai.

IDM TIDAK BISA DIPAUSE DAN DIRESUME?
Jika server memungkinkan beberapa koneksi untuk satu IP (Multiple File Stream), maka proses diatas akan terjadi. File bisa didownload dengan lebih cepat, bisa dipause, dan bisa diresume.
Tetapi jika ternyata server tidak memperbolehkan Multiple File Stream dan hanya memberikan satu akses koneksi saja untuk satu IP, maka yang terjadi adalah IDM mendownload satu file tersebut secara langsung melalui satu koneksi, tidak bisa di pause, dan tidak bisa diresume.


Sumber : #1 Windows Portal Indonesia

Friday, August 15, 2014

Benarkah Windows 9 = Bukan OS Biasa?

Benarkah Windows 9 = Bukan OS Biasa?

Poster motivasi memang biasanya ada di setiap sudut kantor. Tujuannya tentu saja untuk memotivasi karyawan sekaligus mengingatkan lagi akan visi, misi, dan target dari perusahaan tersebut. Nah..salah satu poster yang ada di kantor Microsoft menyiratkan bahwa Windows 9 akan menjadi sebuah OS yang berbeda, sebuah sistem operasi yang mereka sebut sebagai bukan OS biasa.

Benarkah Windows 9 = Bukan OS Biasa?

Kata-kata di poster tersebut terlihat ditujukan untuk karyawan dan bertujuan untuk memotivasi sekaligus mengingatkan mereka akan target dan visi misi dari Microsoft kedapannya.

Di poster tersebut ditulis:

Memang mudah untuk melakukan apa yang sudah biasa kita lakukan.

Tetapi dunia tidak membutuhkan sistem operasi biasa.
Dunia membutuhkan sebuah sistem operasi yang sangat personal, yang berlaku seperti manusia.
Sistem operasi yang mampu membuat manusia bisa melakukan hal-hal luar biasa.
Hal-hal yang bahkan belum bisa mereka bayangkan sebelumnya.

Untuk menuju kesana tidak akan mudah.
Tidak ada yang lebih penting daripada ini.
Itulah alasan kenapa kamu ada disini.

Karena dunia membutuhkan Windows.

Di poster tersebut menyiratkan bahwa Microsoft ingin menjadikan Windows 9 bukan sebagai sistem operasi biasa, melainkan sebuah OS yang bisa sangat personal, mengenali dan mengerti penggunanya, dan bahkan bisa berinteraksi dengannya.

Hal ini sepertinya sudah terlihat dari berbagai fitur baru yang bakal ditanamkan disana, dimana Windows 9 akan mendeteksi secara otomatis tipe device yang digunakan pengguna dan memberikan mode yang paling sesuai untuk produktivitas mereka. Lalu ditambah lagi dengan adanya Cortana untuk Windows yang bisa berinteraksi dengan penggunanya dan membantu mereka menyelesaikan banyak hal.

Hal ini tentu saja membuat kita semakin penasaran seperti apa Windows 9 yang diklaim sebagai bukan sistem operasi biasa ini. Untuk versi preview nya diperkirakan rilis dan bisa langsung kita coba akhir tahun ini. We’re waiting, Microsoft!